Selasa, 12 Maret 2013

Kamu dan sihirmu.

Hai, "kamu".
Yang mungkin sedang tertawa bersama "dia" seperti yang kita lakukan dulu.

Tapi pernahkah secercah ingatan tentang aku menelusup dalam celah kecilmu?
Hilangkah kenangan itu? Terselipkah entah dimana?
Dalam kelam hatimu mungkin? Ya, mungkin.
Apakah ia seperti file yang tersembunyi? Atau bahkan telah musnah tanpa ku sadari?

Lalu untuk apakah kau selami samudera hatiku yang terdalam kala itu?
Mengambil mutiara yang kilaunya memudar.
Dan kau sihirkannya sesuatu magis, tak memiliki kata, yang tak semua orang dapat lakukan.

Ilusi belaka-kah hal itu?
Mengapa aku merasa hal itu nyata? Yang kini masih terasa pasti.
Ya, walaupun telah  ku tahu rasa itu mulai berteman kekecewaan.
Sejak kamu tinggalkannya didasar, menjatuhkannya.
Tidak peduli bagaimana keadaannya, kau pun menghilang dengan sihirmu yang masih tanpa kata.

Tiba-tiba, kamu muncul dengan dia.
Disisi lain, di daratan yang mungkin adalah tempatmu seharusnya bernafas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar